Posts

Lengser di Mata Kuliah ABS

Image
Foto: Meyza Pritama Lengser: Sandi Juandi Pamayang: Luciyana Dwiningrum, Prita Annisa Utami, Fira Nursya’bani Pelatih, Penata Kostum, Make-up: Nenden (Seni Tari) Ass. Kostum/Make-Up: Linda Nurmala, Tantra Afianto Waktu Pementasan: Jumat, 21 Oktober 2011 Jreeeng, terpampang ekspresi frustasi di wajah Luci, Prita, Sandi, dan saya yang harus menentukan tema presentasi mata kuliah Apresiasi Bahasa dan Seni (ABS)  (Galau 1) . Terbesit buat menampilkan sesuatu yang berbau sastra, atau dance , atau bla bla bla.. Sampai akhirnya ada usul cerdik dari Prita, LENGSER! Sesaat senyum mengembang di bibir kami berempat. Yess! yang penting ketemu satu tema, ke sananya gimana nanti. Ehm, masalahnya, di mana kita bisa dapat informasi tentang lengser di saat googling aja hasilnya nihil? Di mana kita harus nyari lagunya? Siapa yang mau ngelatih kita? (Galau 2) Sempat dapat sedikit angin seger waktu ada teman yang nawarin temannya buat ngelatih, dan temannya itu meny...

Dan Saya Memutuskan untuk Berkerudung

Image
foto: Richo Arifianto Saya mau berbagi pengalaman 'spiritual' terkait keputusan saya untuk pakai kerudung secara permanen. Lupa lagi deh kapan saya pertama kali mulai berkerudung. Yang saya ingat, waktu itu saya bilang ke Mama dan kebetulan di situ juga ada Bapak yang ngedengerin. Wajah semringah kelihatan banget dari wajah mereka. Mungkin mereka menerka-nerka ada angin apa yang tiba-tiba ngebuat saya mutusin buat berkerudung. Alasan yang logis mungkin karena pengaruh lingkungan di sekitar. Di kampus saya yang rada-rada religius, banyak banget cewek-cewek berkerudung. Ditambah, se-gank saya, dari lima orang cewek, cuma satu yang nggak berkerudung (jadi berdua dengan saya). Sebenarnya bukan kesan cantik yang saya ingin munculkan setelah saya berkerudung, tapi ‘ being a good girl .’ Mengingat zaman-zaman akhir SMA, hidup saya carut marut, punya pacar anak band, sering diajak ke acara-acara samp...

KICKFEST 2011

Image
Ini KICKFEST tahun ketiga yang saya datangi, KICKFEST 2011. Saya datang bareng sahabat saya, Wisnu. Awalnya anak ini gak sengaja datang ke Bandung buat menghadiri nikahan sodaranya, tapi dengan sengaja langsung saya culik buat nemenin ke acara ini. Kali ini KICKFEST 2011 bertempat di lapangan Gasibu Bandung. Bintang tamunya yang cukup terkenal di telinga saya sih ada Koil, Pure Saturday, White Shoes & Couple Company, Rosemary, dan lainnya. Sebelum nangkring di depan panggung, saya dan Wisnu keliling-keliling nyari sesuatu yang bisa kita beli, dari mulai pakain sampe makanan. Karena saya dan Wisnu datang lumayan malam, di sana kita cuma liat penampilan Pure Saturday yang sebenernya lumayan bikin galau kalo gak dateng sama pacar. Source:persibholic.com

Theatrical Poetry Reading -- “LALU AKU”

Image
Foto: Fira Nursya'bani Persembahan: Teater Kosong Tempat: Taman Budaya Jawa Barat, Bandung Waktu: Jumat, 30 September 2011 Sutradara: Radhar Panca Dahana Assisten Sutradara: Rik A. Sakri Penata Musik: Arafat Ensamble: Yaser Arafat, Hermansyah, Rio Z., Zainal, Henri Chaniago Penata Kostum: Samuel Watimena Koreografer: Jecko Siompo Make-up Karakter: Yudari, Ratna Kosong Penata Artistik: Aidil Usman Pemain: Glenn Fredly, Olivia Zalianty, Putri Bastaman, Meritz Hindra, Lisza Syahtiani, Radhar Panca Dahana Penari: Novi Chamalia, Adi B. Fernando Manalu, Haris FA Warisman, Ahmad Syaifullah, Alexander Romario Bawole, Eko Yudi Prasetyo, Chanaya, Sandy Sadewo, Anton Puisi karya Radhar Panca Dahana ini sungguh menakjubkan. Para pemain pun membacanya dengan baik sehingga terasa pesan yang ingin disampaikan kepada para penonton. Salah satu yang terbaik adalah Olivia Zalianty. Visualisasi yang di pertunjukan oleh Teater Kosong juga amat keren. Nilai plus dari t...

Tugas Wawancara dengan Pastor Kristen Katolik

Di semester 5 ini saya mengontrak satu mata kuliah di luar Bahasa Inggris, yaitu Seminar Pendidikan Agama Islam (SPAI). Dosennya bernama Dr. H. Endis Firdaus, M.Ag, yang agak-agak nyentrik dan pemikirannya aneh. Ceritanya, di SPAI ini kami harus melakukan kegiatan observasi dan menggelar seminar hasil observasi tersebut di kelas setiap pekan. Dan jreenng.. ternyata kelompok saya harus melakukan observasi tentang agama Kristen Katolik. Akhirnya pada 26 September 2011, meluncurlah saya, Hasah, dan Ryan ke Gereja Santo Laurentius yang beralamat di Jalan dr. Setiabudi. Gereja ini gak jauh UPI, cuma satu kali naik angkot. Semua orang yang kami temui di sana sangat ramah meski saya dan Hasah berhijab. Dari mulai satpam, ibu sekretariat, sampe bapak pastor. Kami kemudian berkesempatan untuk berbincang dengan salah satu pastor (nama dirahasiakan). Tema yang kami angkat adalah ajaran berpuasa dalam Kristen Katolik. Tenyata dalam Katolik pun ada istilah dan anjuran untuk berpuas...

School Visit: Kedutaan Besar AS dan Pantai Ancol

Image
Dalam mata kuliah Liason Interpreting, kami, seluruh kelas 5B Bahasa dan Sastra Inggris 2009 UPI mengadakan kunjungan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia di Jalan Medan Merdeka Selatan 5, Jakarta Pusat. Peraturan di sana amat ketat. Kami tidak diperkenankan masuk dengan membawa ponsel atau barang-barang berbaterai lainnya sehingga kami tidak dapat mengambil gambar saat berada di dalam. Masuk ke dalam kedutaan pun cukup sulit karena kami harus menjalani sejumlah pemeriksaan. Di dalam, kami dikumpulkan di sebuah aula kecil tempat kami menerima beberapa materi dan penjelasan mengenai AS. Pemateri adalah seorang native speaker yang berasal dari Amerika, dan sedang mengikuti program pertukaran pelajar di Indonesia. Setelah sesi materi dan tanya jawab berakhir, kami dipersilakan mengunjungi perpustakaan yang ada di sana, Kunjungan yang berlangsung selama dua jam itu memberi kesan yang amat mendalam. Selain bisa lebih mengenal AS, kami juga diberi tahu ...

My First ELF Performance, Dramatic Poetry Reading

Place: Amphitheatre Building, UPI, Bandung Date: Sunday, 5 June 2011 Cast: Agil Purnama, Yoga Brahma, Sofyan Widianto, Muhammad Arizal Rukmana, Prita Annisa Utami, Fira Nursya’bani After we performed “the bear”, it was our second performance in AECS 2011. Talking about the concept of this dramatic poetry reading, we tried to show the audiences how technology has changed people's life. First, we acted like children, playing traditional games, singing traditional song. And it slowly changed. We still acted like children but with modern stuff. The girls were busy with their cellphone and the boys were busy with any kind of modern games. Thus, we began to read the poetry entitled Notasi Kecil Anak-anakku by Saeful Badar. It was about the children’s life that changed from traditional into modern, the children that forget what they should defend. This performance was success and got a lot of attention. Saeful Badar NOTASI KECIL ANAK-ANAKKU, 1 Telah punah anak-anakk...