Posts

Showing posts with the label Reia Emica

Lomba Agustusan Pertama Emica

Image
foto: dok. Sekolah Rasanya sulit dipercaya liat Mica ikut lomba Agustusan di sekolah, tanpa drama, tanpa bargaining, tanpa merajuk. Malah anak manis ini dari beberapa hari sebelumnya udah semangat banget nunggu momen lomba di sekolah. Rasa-rasanya setelah sebulan sekolah, Mica mulai punya rasa memiliki.  Dari rumah, saya sudah mengafirmasi Mica untuk happy ikut semua lomba yang ada. Tapi kayaknya gak perlu afirmasi apapun anaknya udah happy. Serasa mimpi. Setelah setahun ini santuy gak ada kegiatan di sekolah anak karena Rainier sudah mandiri di sekolahnya, akhirnya saya terjun lagi ke dunia perhebohan ibu-ibu di sekolah Mica. Tahun ini ikut lagi lomba Agustusan dan bertemu lagi sama lomba yel-yel, yang menurut saya cringe dan awkward. Mana abis cabut gigi lagi, jadi gak bisa maceuh maksimal. Alhamdulillah dipertemukan sama ibu-ibu yang baik, yang baru ketemu udah dipaksa kompak dan akhirnya dapet juara 2. foto: dok. sekolah Ada dua lomba yang diikutin Mica, pertama lomba makan ker...

Selamat Sekolah, Emica!

Image
foto: Raisan Al Farisi Emica. Anak. Bungsuku. Sudah. Sekolah. Akhirnya, untuk pertama kalinya ninggalin Mica sendirian di luar rumah, tanpa Popi, Momi, teteh, dan pengasuhnya. Rasanya? Takjub! Mengingat betapa teguhnya pendirian Mica untuk gak sekolah waktu umur 4 tahun, dan melihat sekarang hatinya sudah luluh untuk melangkahkan kaki mungilnya ke dunia luar sendirian, rasanya kayak campur aduk di dada. Buat Mica yang mungkin gak suka dengan dunia baru, mau mencoba sekolah adalah sebuah prestasi. Mica jadi tau kalau di luar ada banyak hal yang belum dia eksplor, ada banyak orang yang belum dia temui, dan ada banyak tempat yang belum dia datangi. Untuk mencapai itu, ada keberanian yang harus keluar dari hati kecilnya. Suatu hari di usia 4 tahun, Mica akhirnya mengiyakan untuk sekolah setelah ratusan kali diberi pengertian. Awalnya, tentu saja menolak. Bahkan sampai menangis. Mungkin di pikirannya, dunia luar itu sebegitu menakutkan (kalau udah dewasa sih iya). Sebagai persiapan, saya su...

5 Tahun Emica Anakku

Image
foto: Raisan Al Farisi Sudah tidak lagi balita, tapi tetap jadi anak bayi bagi momi. Mica tumbuh jadi anak yang super bawel, yang sudah bisa mengemukakan pendapatnya, berdebat, protes, sesuatu yang saya gak bisa lakukan di waktu kecil dulu sebagai anak kedua. Meski begitu, di luar rumah, Mica cenderung intovert mirip emaknya, terlebih di lingkungan baru. Inilah alasan terbesar Mica belum sekolah di usia 4 tahun seperti tetehnya. Mica sudah direncanakan untuk sekolah TK tahun ini. Itupun hasil susah payah merayu karena dia keukeuh tidak mau sekolah karena takut dengan orang baru.

Hampir setiap hari kami afirmasi kalau sekolah itu menyenangkan, tentunya dengan menjadikan tetehnya sebagai contoh. Di suatu malam, sambil berlinang air mata, Mica akhirnya setuju untuk sekolah saat usianya 5 tahun. Entah kenapa anak ini memang suka overthinking, khawatir berlebih akan sesuatu yang belum tentu terjadi, misalnya kayak… takut kalau ibu guru di sekolah galak. Padahal kalau di lingkungan yang sud...

Emica dan Ceriwisnya

Image
foto: Raisan Al Farisi Selalu dibuat terkejut oleh Emica, terutama dalam kemampuan berbahasanya. Gak hanya kosakatanya yang sudah banyak, termasuk dari Bahasa Sunda, tapi kemampuan berdebat dan berceritanya juga bikin geleng-geleng kepala. Kesempurnaan sistem oral dan kecepatan daya tangkapnya membuat Mica bisa berbicara melebihi kemampuan bicara teman seusianya. Lafalnya jelas, tegas, dan gak cadel. Meski begitu, Mica masih kesulitan beradaptasi dengan orang baru. Main bersama teman-teman komplek mungkin sudah biasa, tapi kalau dibawa ke playground, anak ini bakal menghindari anak-anak lain. Ini juga yang membuat saya dan Popi Rai memutuskan untuk gak dulu menyekolahkan Mica ke TK di usianya yang ke-4 tahun. Kesiapan dan kematangan emosi setiap anak mungkin berbeda, begitu juga dengan Mica dan tetehnya, Rainier. Meski belum sekolah, di rumah Mica tetap dikasih aktivitas yang mirip-mirip kayak sekolah, kayak mewarnai, baca cerita, menggambar, sampai pengenalan huruf dan angka. Semoga s...

Ke IGD Malam-malam

Image
foto: Raisan Al Farisi Malam ini Mica harus terima tiga jahitan di dahi karena gak sengaja kepalanya terpentok meja waktu main. Rasanya sebadan lemes waktu anaknya nangis kejer kesakitan. Lebih lemes lagi ternyata lukanya cukup dalam dan kulitnya robek. Karena darah yang keluar banyak, kami semua panik. Popi Raisan sempet ketok rumah tetangga yang dokter dan nyamperin ke kliniknya, tapi gak ada. Rainier terus nangis karena gak tega lihat adiknya berdarah. Tapi tangis Mica justru berangsur mereda selama saya peluk. Karena mungkin akan ada tindakan untuk Mica, akhirnya saya menguatkan diri untuk ganti baju dan pakai kerudung sambil persiapin uang, minum, gendongan, masker dan printilan lainnya ke dalam tas. Mica ditidurkan sebentar di tempat tidur dalam kondisi tenang dan gak nangis (justru Rai yang nangisnya tambah kejer). Kami putuskan bawa Mica ke IGD Rumah Sakit AMC yang deket dari rumah, sekitar jam 21.00 WIB. Anehnya, Mica gak kelihatan kayak anak yang lagi sakit. "Momi, teteh...

Ultah Rainier Emica Bareng Temen-temen Rumah

Image
foto: Raisan Al Farisi Untuk tahun ini, anak-anak minta ngerayain ulang tahun bareng teman-teman di rumah dengan tema Unicorn. Acara ultah digelar sore-sore supaya persiapannya agak santai. Alhamdulillah buat pertama kalinya setelah Mama meninggal, keluarga Bogor nginep lagi di sini, termasuk Bapak juga. Awalnya saya pikir bakal ngurus tetek bengek ulang tahun ini sendirian (berdua deng sama Popi), tapi ternyata ada bala bantuan. Sempet degdegan juga takut cuma sedikit temen-temen Rai Mica yang dateng (dasar emak-emak overthinking ). Ternyata, alhamdulillah rame banget. Sayangnya setengah jam sebelum acara, Mica yang ultah ke-3, ngantuk berat dan tertidur. Dia menolak tidur di tengah hari karena terlalu excited , tapi justru malah teler di saat acara mau dimulai. Akhirnya Rai yang ultah ke-5, nyambut tamu sendirian, ambil kado, dan ngasih topi ultah ke temen-temen yang dateng. Anak manis ini udah stand by pakai baju princess lengkap dengan lipstik merah merona. foto: Raisan Al Farisi...

Memahami Emica

Image
foto: Raisan Al Farisi Sama-sama anak perempuan dan bahkan sama tanggal lahir, gak membuat Rai dan Mica "setipe". Momi gak mau dan gak bisa membandingkan karena semua anak istimewa. Mica, yang lahir saat usia Rai tepat dua tahun, ternyata benar-benar diciptakan untuk jadi sahabat tetehnya. Buat Mica, teteh adalah panutan. Kepunyaan teteh adalah kepunyaan Mica juga. Apapun yang diomongin teteh, Mica ikut ngomong juga. Cuma teteh yang bikin Mica berani untuk kenalan dan main sama teman-teman di rumah. Rasa sayang Mica ke teteh ini yang bikin Rai jadi kakak yang super. Dedek boleh ngikutin apapun omongan teteh, dedek boleh pakai apapun yang teteh punya. Mica yang waktu bayi sangat santuy, sekarang sudah mulai masuk fase terrible two . Anak gemesin ini cukup jarang tantrum, tapi sering banget lempar-lempar, teriak-teriak, melengos kalau dimintain tolong. PR banget untuk Momi bisa ngeluluhin hati Mica, karena kadang meski sudah dikasih tahu sampai berjanji dan pacantel tangan, Mi...

Cerita Toilet Training Emica

Image
foto: Raisan Al Farisi Tahun 2022 ditutup dengan manis oleh inisiatif seorang anak usia 2,5 tahun untuk nggak lagi pakai popok. Padahal saya sama sekali belum ada rencana untuk ngasih toilet training buat Emica. Dalam beberapa hari terakhir ini Mica selalu ngomong setiap mau buang air besar atau buang air kecil, dan minta diantar ke toilet. Agak kaget juga karena saya ngerasa belum pernah ngajarin. Usut punya usut, ternyata tetehnya yang punya andil besar untuk ngenalin toilet training ke Mica. Mica mulai melihat dan meniru kebiasaan tetehnya yang selalu buang air di toilet. Saya sendiri sebenarnya baru berencana mau melakukan toilet training untuk Mica kalau dia sudah berusia 3 tahun. Tapi karena Mica sudah mulai berinisiatif sekarang dan sudah mulai ogah-ogahan pake popok, saya langsung beliin celana dalam warna warni di online shop . Tanpa afirmasi dan gak ada tahap ini itu, Mica berhasil lepas popok siang malam di hari pertama. Yap! malam hari pun Mica sudah say bye to po...

Pengalaman Menyapih Emica, Kekuatan Afirmasi

Image
foto: Fira Nursyabani Sudah punya pengalaman menyapih anak pertama bukan berarti bisa melewati proses menyapih anak kedua dengan mudah. Tapi menyapih Emica ternyata memang benar-benar mudah, berkat kekuatan afirmasi positif. Tepat setelah Mica ulang tahun yang kedua, saya mulai menidurinya di malam hari dengan cara digendong. Awalnya ia menolak, menangis mencari susu. Untuk beberapa hari, saya luluh. Fokus saya memang terbagi karena Rainier sudah mulai masuk sekolah. Badan juga rasanya terlalu lelah untuk menggendong Mica yang terbangun di tengah malam. Tapi sekali lagi saya melibatkan suami. Saat Mica menangis ingin menyusu, suami akan menggendongnya dan memberikan afirmasi: " Dede nda nyeh amai, Dede udah nde " (Dedek gak menyusu, Dedek udah besar). Afirmasi itu diberikan berulang setiap hari. Sampai suatu hari Mica dengan sendirinya menolak menyusu dengan alasan dia sudah besar. Ia bahkan menolak untuk ditidurkan sambil digendong. Setiap mengantuk, Mica akan mengajak ke te...

Dua Tahun Emica, Anak Manis yang Gak Suka Nasi

Image
foto: Raisan Al Farisi Gak terasa temen curhat saya yang satu ini sudah berusia dua tahun. Emica benar-benar teman curhat secara harfiah karena sejak usia ke 1,5 tahun, si bungsu ini sudah nyambung diajak ngobrol. Mica jadi teman yang asik bukan hanya untuk saya, Mominya, tapi juga untuk tetehnya dan popinya, juga ibu asuhnya. Selain pintar bicara, Mica juga dikenal 'bodor', alias suka banget ngelucu dan bikin ketawa. Perangainya juga masih santuy dan jarang sekali tantrum. Semua amarah dan tangisnya selalu selesai dalam pelukan Momi. Dan persis kayak Momi dan tetehnya, kalau ketemu banyak orang atau ketemu orang baru, Mica cenderung jutek. Ternyata sifat someah Popi gak ada yang nurun ke anak-anaknya ya. foto: Raisan Al Farisi Ada satu hal unik yang bikin geleng-geleng kepala dari Mica. Sehabis mandi, anak manis ini hampir selalu nolak pakai baju yang saya siapkan dan maunya pilih baju sendiri. Lucunya, dia pun kadang gak sreg sama baju pilihannya sendiri dan terus balik lag...

Ulang Tahun Rainier & Emica di Bogor

Image
Kue Frozen hadiah dari Om Farhan (Foto: Muhammad Eldi Sudrajat) Bismillah, saya dan suami akhirnya memutuskan untuk ngerayain ulang tahun Rainier dan Emica tahun ini di Bogor. Anak 'kembar' ini sekarang menginjak usia 4 tahun dan 2 tahun. Karena tanggal 9 Juli 2022 bertepatan dengan momen Iduladha 1443, acara pun maju jadi tanggal 2 Juli. Persiapan sudah dilakukan dari sebulan sebelumnya, terlebih Rai punya permintaan tema khusus: Frozen. Rai, karena sudah besar, cukup excited menyambut 'ulang tahun Frozen' yang jadi impiannya. Baju gaun Elsa yang sudah dibeli pun beberapa kali dicoba. Sebaliknya, Mica justru cuek. Sepertinya anak umur segini memang belum begitu mengerti soal konsep ulang tahun. Acaranya digelar di rumah Mama Ageung yang sekarang sudah disulap jadi sekolah TK. Senangnya hampir semua sepupu datang, bahkan yang sekarang tinggal di luar kota. Kami waktu kecil sering banget main bareng, ngumpul, ngaji, jalan-jalan. Sekarang cuma bisa komen komenan foto di s...

Selamat Bercerita, Emica!

Image
foto: Raisan Al Farisi Lagi-lagi dibuat shock sama Mica. Entah sejak kapan Mica sudah bisa berinteraksi dengan cukup lancar lewat kata-kata. Saya selalu berpatokan kalau anak di bawah usia 2 tahun biasanya baru lancar menyebutkan satu kata atau satu kalimat yang terdiri dari dua kata seperti "mau makan". Sedangkan Mica hampir bisa melebihi itu, misalnya " Dede au andi , Momi" (Dedek mau mandi, Momi) atau " Dedek au te empan " (Dedek mau ke depan). Padahal umurnya belum genap 1,5 tahun. Kata pertama yang paling sering diucapkan Mica adalah: " Bapak ". Padahal di rumah gak ada yang panggil ayahnya dengan sebutan bapak, semua panggilnya Popi. Anehnya, Mica tau kalau " Bapak " adalah sebutan buat ayah dan dia terus panggil " Bapak " ke popinya. Mica juga bisa menggunakan kata " dong ", " kan ", " atuh " dan partikel-partikel kata lainnya, misalnya " Kan tadi udah ." Lalu lucunya, Mica bisa j...