Posts

Showing posts with the label catatan jurnalis anak bawang

MC Kantor Dadakan

Image
Jadi talent udah, jadi host podcast udah, jadi moderator udah, sekarang saatnya menjadi MC. Tapi audiensnya bukan tamu undangan, melainkan 50 kepala cabang sebuah bank BUMN dari seluruh Indonesia. Mantep gak tuh.. Para kacab ini melakukan media visit ke kantor buat lihat-lihat dan tanya-tanya soal media. Saya sempat mengira mereka serius semua, ternyata justru santuy dan asyik. Alhamdulillah walaupun panik dan tangan gemeteran pas ngeMC, tapi seru juga sih. There’s always the first time for everything. Meski seru dan buat acara di kantor sendiri, kayaknya cukup sekali aja deh ya jadi MC. Buat introvert kayak saya, diminta ngomong di depan banyak orang bikin batre sosial cepet abis. Biasanya harus isi ulang dengan gak keluar rumah dua hari. Yang jelas, terima kasih buat Kang Arif Budianto yang lagi-lagi minta saya buat melakukan hal yang baru. Dan lagi-lagi gak bisa saya tolak. Padahal seminggu ini telinga lagi radang parah sampe sakit banget kalau dipegang. Tapi yah, gak tau kenapa kad...

1 Persen Cek Fakta Training, 99 Persen Kenangan

Image
foto: Fira Gak nyangka bisa lihat lagi papan nama Yoshinoya di Plaza Festival Kuningan. Sendirian lagi. Walaupun cuma lewat (gak makan di sana), perasaan sedikit campur aduk. Ada kelebatan muka Intan, Arif, memori malam-malam curhat sepulang liputan, laper, pesan porsi besar, kekenyangan. Momen paling dirindukan meski ada situasi gak enak saat itu. Plaza Kuningan sekarang agak gelap, apa karena saya datang sore menuju malam ya. Tapi sebenarnya memang gelap sih karena ada jalur LRT yang menutup langit Rasuna Said. Sore itu, saya turun di pool Baraya Travel tepat di sebelah Plaza Festival setelah melakukan perjalanan empat jam dari Bandung. Meski sempat terjebak macet di Tebet, saya sama sekali gak merasa kesal, justru rindu. Hari ini saya dapat tugas dari kantor untuk ikut pelatihan cek fakta media sosial yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pusat. Acara digelar empat hari tiga malam di Hotel The Groove by Grand Aston yang ada di kawasan Epicentrum. Tempat ini bener-bener ...

Moderator Bindeng

Image
foto: Irfan Al-Faritsi Awal September tahun ini diawali dengan flu berat yang bikin suara saya berubah karena mindeng parah. Tanggal 2, kang Arif Budianto, senior kerja saya di kantor tiba-tiba nawarin buat jadi moderator di acara Jabar Media Summit 2025, yang digelar 11 September. Entah kerasukan apa, saya langsung mengiyakan, karena sebagai people pleaser, saya suka kesulitan menolak :( Beberapa hari kemudian baru saya sadar, lha saya kan lagi sakit, dan acara ini acara besar yang didatangi banyak orang penting, bukan cuap-cuap di depan kamera kayak host podcast biasanya. Kenapa gak saya tolak :(( Ada pergolakan batin antara senang karena jadi perempuan satu-satunya yang dipercaya sebagai moderator dan ragu karena ini momen pertama dan takut malah jadi ambyar.  Dan yang paling GONG adalah, ternyata dalam acara ini saya juga didaulat jadi seksi acara. Bayangin SEKSI ACARA yang pastinya super riweuh. Padahal saya paling gak bisa kalau 'tampil' tanpa persiapan matang, jadi kalau...

Podcast Lagi..

Image
Di bulan puasa ini saya sok-sok-an jadi host podcast lagi, kali ini guest-nya ibuk Teguh Rahayu, Kepala BMKG Bandung.  Padahal kami cuma mau ngobrol ringan aja soal modifikasi cuaca dan cuaca ekstrem di awal tahun, tapi seperti biasa harus pake acara panik dulu. Fokus nyiapin dan ngapalin pertanyaan beberapa hari sebelumnya, sampai kerjaan lain terbengkalai. So far ibunya baik, ramah, dan insightful. Part paling lucu adalah ketika belio kaget karena studio podcast di kantor pakai AC. “Gak ada efisiensi ya di sini?” hwehe ibuk bisa aja. foto: Kavin Faza Sesungguhnya jadi host podcast itu seru dan ada rasa bangganya gitu. Gak pernah terpikirkan buat saya yang introvert ini untuk bisa ngomong di depan narasumber dan di depan kamera. Berasa kayak mbak Nana gitu. Obrolan kami selengkapnya bisa ditonton di SINI …

Mresenterin Presenter

Image
foto: Kavin Faza Ada-ada aja, tiba-tiba disuruh jadi host YouTube, kan jadi enak! Kali ini bukan ngomongin kripto, tapi ngomongin soal tetek bengek Bandung, karena tamunya eks presenter kondang Muhammad Farhan yang nyalon jadi wali kota Bandung. Malu banget sebenernya karena takut kalah heboh sama belio. Tapi untungnya Farhan ditanya dikit langsung ngomong banyak, jadi saya gak kikuk banget lah. "Kamu namanya siapa?" kata dia sambil ngajakin salaman duluan. Weeh.. ternyata orangnya se-humble itu. Semoga kalau terpilih bisa amanah ya om. Buat yang mau nonton saya cosplay jadi Milea berhijab, ini linknya:  https://www.youtube.com/watch?v=CX6YsvShGwY foto: Kavin Faza

Boboan di Bobocabin Pangalengan

Image
foto: Raisan Al Farisi Senin ini cukup indah karena kami bangun tidur di tengah perkebunan teh. Kami dapet kesempatan untuk boboan di Bobocabin Pangalengan gratis di hari peresmiannya ini. Walaupun jalan ke Pangalengan dari Puntang serasa jauh banget, tapi kepegelannya terbayar dengan pemandangan indah kebun teh Riung Gunung. Anak-anak, sebagai staycation mania, senang banget diajak nginep di sini. Kebetulan mereka nagih terus, kapan nih staycation lagi kekekke. Jadi hotel ini bertipe kabin. Kamarnya terpisah satu sama lain. Satu pengunjung, satu bangunan. Uniknya, check - in di sini harus pake aplikasi dan pintunya cuma bisa dibuka dengan scan QR . Di dalam kamarnya lebih seru lagi. Ada smart window yang bisa di- setting clear atau berembun. Lampu di atas juga bisa diganti warna dan ada white noise sungai/hutan, yang semuanya diatur dalam control panel yang ada di sisi tempat tidur. foto: Fira Nursyabani Sebenernya kamarnya gak terlalu besar. Di bagian kanan ada tempat tidur...

Gathering Kantor di Belakang Rumah

Image
foto: Rizma Riyandi Udah lama gak gathering kantor. Sekalinya gathering , tempatnya cukup mengejutkan:  Rancamaya. Acara ini jadi momen perdana saya ninggalin anak-anak untuk kerja di luar kota. Perdana juga anak-anak bakal tidur dan diurusin sama bapaknya doang di rumah. Supaya suasana rumah kondusif, mereka sudah dikasih tau jauh-jauh hari kalau mominya mau kerja jauh, nginep, dan mereka harus jadi anak baik selama momi gak ada. Sebenernya saya gak tau kenapa kantor bisa milih gathering di Rancamaya. Tapi ini agak lucu juga karena lokasi gathering -nya bahkan masuk ke gang depan rumah orang tua di Ciawi. Di hari pertama, agendanya rapat di hotel dari pagi sampai malam. Ada sesi persentasi lomba inovasi juga. Best part -nya, saya, Rizma, dan Husnul dapet juara dua dari proposal inovasi YouTube bertajuk CollaboLive. Yeay. Rizma, Husnul, Fira (foto: Mas Rimba) Oh iya, di sini teman sekamarnya diacak. Saya kebagian bareng mbak Desi dari Ayojakarta dan Riri dari Ayocirebon. Mereka ...

Mu'aawiyah Tucker Exclusive Interview on Bitcoin

Image
Bitcoin in Indonesia can only be used as assets/commodities, not as currency. Yet It is still less popular since Several Indonesian scholars declared Bitcoin and cryptocurrency is haram. As one of the world's largest Muslim populations, we need reasonable answers about Bitcoin to ensure that it does not consist of things prohibited by Islamic law. Is Bitcoin halal or haram? How Islam sees Bitcoin and altcoin? Is Bitcoin better than gold? My exclusive interview with a Muslim scholar from London, Mu’aawiyah Tucker, will provide new perspectives on crypto and Islam. Thank you for watching. Don't forget to like, comment, and subscribe.

Live Bareng Zipmex

Image
Hari ini nyoba pengalaman baru, yang benar-benar pertama kali seumur hidup: Live Instagram bareng narasumber. Sebenernya wawancara dan ngobrol sama narsum udah jadi makanan sehari-hari sejak jadi jurnalis, tapi live IG is another level of pain. Kantor dapat tawaran kolab live IG bareng exchange kripto Zipmex. Tema yang diangkat adalah kesetaraan gender dan kebetulan acaranya juga digelar saat perayaan International Women Day, 8 Maret 2023. Karena saya perempuan satu-satunya di redaksi, saya ditunjuk untuk jadi pewakilan, alias saya yang bakal ikut live . Awalnya sempet nolak karena gak ngerti soal trading , tapi setelah sedikit drama akhirnya saya meng- okeh -kan. Saya punya waktu seminggu buat belajar. Narsum yang live dengan saya adalah bu Erdina Oudang, Head of Public Policy Zipmex. Setelah tahu bu Erdina punya pengalaman 15 tahun di bidang keuangan, saya langsung melenyot karena takut otak saya gak bisa mengimbangi kepintaran belio. Ternyata bu Erdina orangnya santuy, seru banget,...

The Editorial Portalkripto Ep.3

Image
foto: Dede Ahmad Since LUNA changed from a giant to a dwarf and FTX became a-now-defunct exchange, crypto community can't stop talking about those two, forgetting small-but-impactful gnawing 'diseases' inside the market. Millionaire Marc Cuban once said the 'diseases' can cause crypto's subsequent implosion. How bad is it? We talked about various crypto 'diseases' in The Editorial episode 3 on our YouTube channel Portalkripto TV, to warn people to be aware of fraudsters (we called it Tuti) and to keep their crypto safe. Thank you for watching. Don't forget to like, comment, and subscribe.

UKW Angkatan Covid-19

Image
dok. PWI Kota Bandung Setelah berkecimpung di dunia kewartawanan selama hampir 6 tahun, saya dapat kesempatan untuk ikut uji kompetensi wartawan (UKW) tingkat muda. UKW ini memang ada beberapa tingkat. Muda untuk wartawan di lapangan yang sudah berpengalaman minimal satu tahun. Madya untuk wartawan sekelas redaktur. Dan utama untuk wartawan sekelas pemimpin redaksi. UKW angkatan XXXVII tahun ini sempat ditunda beberapa bulan karena corona. Tapi akhirnya terlaksana juga. Pelaksanaannya pun pakai protokol kesehatan. Panitia sudah bagi bagi masker, face shield, dan handsanitazer. Waktu diminta kantor untuk ikut UKW, saya sempet kaget karena saya baru beres cuti melahirkan 3 bulan. Sejenak saya lupa, selain seorang ibu dua anak, saya juga ternyata masih seorang wartawan :)) Selain saya, ada 4 wartawan lain dari kantor saya yang ikut UKW: Naufal, Khansa, Husnul, dan Kang Irpan. Padahal media lain masing-masing cuma ngirim satu wartawan aja. Kang Irfan, Husnul, Naufal, Fira, Khansa. (foto: N...

Cerita WFH Momi

Image
Corona semakin parah dan akhirnya kantor saya ikut memberlakukan  work from home  (WFH) atau kerja dari rumah. Sebenernya kerjaan saya termasuk kerjaan yang gampang dilakuin di rumah. Cuma ..... WFH ternyata gak semudah yang dibayangkan. Waktu lagi kerja, Rainier yang liat mominya ada di rumah, pasti selalu merengek minta nyusu. Gak jarang kerja harus kepotong sama nidurin anak. Untungnya, ibu pengasuh Rai pengertian banget. Belio pasti langsung beres-beres rumah tanpa dikomando, jadi rumah bisa selalu rapi meski saya sibuk. Meski begitu, saya bersyukur bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan Rai. Kerja bisa diselingi main dan belajar bareng Rai, plus masakin masakan yang lebih enak buat suami. Tips betah WFH ala saya: 1. Masak makanan enak foto: Raisan Al Farisi Sebagai bagian dari persiapan WFH, saya bikin daftar makanan yang mau saya masak selama di rumah. Tapi kali ini saya buat yang lebih spesial, supaya kerjanya lebih semangat. Se...

Ikut JICA panen wortel di Ciwidey

Image
foto: JICA Ini bukan pertama kalinya saya liputan di Bandung. Tapi liputan ini istimewa karena saya akan ikut rombongan Japan Indonesia Cooperation Agency (JICA) ke Ciwidey untuk melihat perkebunan holtikultura wortel kuroda. Bersama teman-teman wartawan lain, saya berangkat ke Ciwidey dari Kota Bandung sekitar pukul 11.00 WIB. Tujuan utama kami adalah Pondok Pesantren Al Ittifaq di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Sesampainya di sana, acara dimulai dengan sambutan-sambutan. Tapi tak lama setelah itu kami langsung dibawa ke perkebunan wortel kuroda yang letaknya sekitar 500 meter dari pondok pesantren. Ada berhektare-hektare lahan perkebunan wortel di sini. Dengan dilengkapi sepatu boot, kami diminta untuk mencabut wortel-wortel yang telah siap panen. foto: Fira Nursya'bani Wortel kuroda ini merupakan varietas unggulan yang berasal dari Jepang. Bentuknya lebih bulat, rasanya lebih manis, dan tentu saja harganya juga lebih mahal. ...