Posts

Showing posts with the label curhat santai
Image
foto: Raisan Al Farisi "Bisa pedee banget gitu gimana sih caranya?" kata saya tiap kali dia bertingkah. Emang tingkahnya ada aja. Tiap hari konser di dapur pake speaker kenceng-kenceng. Tiba-tiba temenan sama mbak nasi goreng mang bengkel tukang pager. Dan gongnya, punya hobi jadi ketua. Di mana ada pemilihan ketua, di situ dia maju. Dan herannya menang mulu lagi. "Bisa pede kek gitu gimana? " Sebagai istri yang introvert, saya cukup kaget dan terheran-heran. Bagaimana bisa ada orang se-ekstrovert ini di dunia saya yang sempit. "Jadi, dapet pede sebesar itu dari mana?"

Cabut Gigi Bungsu Pakai BPJS

Image
foto: Raisan Al Farisi Akhirnya nyobain cabut gigi bungsu pake BPJS atas saran drg di klinik langganan. Kondisinya, gigi bungsu sebelah kiri atas impaksi, dan karena posisinya nyamping, jadi agak susah buat disikat. Walhasil si gigi bolong lumayan besar dan sepertinya sudah gak tertolong. Sebelumnya memang gak ngerasa sakit, tapi akhir-akhir ini sering nyut-nyutan dan cukup mengganggu. Agak menyesal juga nih, sibuk ngerapiin gigi yang tampak dengan behel, tapi lupa sama gigi dalam yang memang harus dirawat serius. Lalu datanglah saya ke puskesmas (faskes pertama) tanggal 22 April 2025. Harus dateng pagi banget biar dapet antrean awal. Setelah Popi Raisan ambil nomor antrean jam setengah 6 pagi, akhirnya dapet nih antrean pertama.  Jam 7.30 pas nyampe puskesmas, ternyata udah penuh. Penuh buanget sampai gak kebagian tempat duduk buat nunggu.  Dipanggil pertama buat nyerahin KTP. Nunggu. Dipanggil kedua buat dapet kartu berobat. Nunggu lagi. Dipanggil ketiga baru diperiksa gigin...

Life goes on...

Image
foto: Raisan Al Farisi How's life? Ternyata menjalani hidup tanpa banyak update di medsos -demi dapat validasi- itu tentram. Been there . Bukan bermaksud jadi pick - me , tapi membandingkan diri sendiri di zaman muda yang lumayan oversharing , sama diri sendiri saat ini yang less - sharing , ternyata hidup lebih adem ayem sekarang. Dan kebiasaan untuk gak banyak kepoin kehidupan orang lain masih berlanjut sampai sekarang. Rasanya saya hanya perlu lihat informasi yang perlu saya tahu, biar yang gak perlu-perlu amat bisa di- skip .  Meski begitu, saya sudah ada dalam fase menerima perbedaan pandangan, menerima kalau gak semua orang menjalani hidup dengan sama, menerima keputusan orang lain yang gak sejalan, dan menerima fakta bahwa mostly apa yang dilakukan orang lain gak akan mempengaruhi hidup saya jadi saya gak perlu ikut campur. Capek gak jadi ibu? Gak pernah pas ada dititik cukup. Entah itu ngerasa capek banget, overwhelmed . Atau justru merasa kurang. Kadang merasa di titik ...

Ikut Vaksin Demi Herd Immunity

Image
Mendadak kantor minta wartawan dan redaktur untuk daftar vaksinasi Covid-19. Walaupun setiap hari kami ngeberitain tentang vaksin, tapi nyatanya di antara kami ada juga yang gak siap untuk divaksin. Saya sendiri gak terlalu bereuforia waktu vaksin Covid-19 datang ke Indonesia karena bayangan saya untuk bisa antar Mama divaksin sudah pupus. Tapi saya tetap menjadikan vaksin sebagai ikhtiar. Terlepas dari gembar gembor herd immunity, ada dua balita yang harus saya jaga, juga Bapak dan kedua mertua. Herd immunity terjadi saat sebagian besar masyarakat sudah divaksin. Kelompok ini dianggap bisa jadi tameng yang melindungi kelompok yang belum divaksin. (Terima kasih Tok Dalang atas penjelasannya). Vaksinasi Pertama foto: Fira Nursyabani Bersama puluhan wartawan lainnya, saya divaksin di Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jabar, Kamis, 18 Maret 2021. Ternyata gak cuma wartawan, hari ini ada vaksinasi lansia juga. foto: Fira Nursyabani Saya dapat antrean nomor 136. Setelah nunggu sekitar set...

Bius dan Infus

Image
foto: Raisan Al Farisi Tiba-tiba saya bangun dengan sakit kepala dan nyeri yang hebat. Saya tolehkan kepala ke kanan dan ke kiri, berusaha mencerna keadaan. "Tidur aja, bu, tidur," kata perawat yang lewat. Mata saya yang terbuka setengah tertuju pada jam dinding putih di dinding sisi kanan. Suasana cukup sepi, sampai detak jarum jam dinding itu terdengar cukup jelas. Waktu di jam itu menunjukkan pukul 08.20 WIB. Sambil nahan nyeri, mata saya gak lepas dari jarum jam, berharap waktu berjalan cepat. *** Lebih dari sepekan lalu saya ngerasa ada yang aneh setiap kali duduk. Seperti ada benjolan yang ketika dipegang terasa hangat. Dokter obgyn yang menangani saya di sebuah rumah sakit di Kota Bandung, dokter Elsy, ternyata minta saya untuk rawat inap dan melakukan prosedur bedah. Menurutnya, saya terkena kista bartholin. foto: Raisan Al Farisi Saya dirawat selama 4 hari, meninggalkan dua anak di rumah bersama ibu asuhnya. Di hari ketiga, saya naik meja operasi pukul 7 pagi. Ini op...

Angkot 04 Teristimewa

Image
foto: Raisan Al Farisi Pagi itu rasanya saya ingin pulang ke rumah sehabis piket malam. Sambil terkantuk-kantuk, saya naik kereta dan terpaksa berdiri sampai stasiun Bojong Gede. Perjalanan 11 stasiun yang memakan waktu satu jam cukup membuat haus. Di luar Stasiun Bogor, angkot-angkot berbagai jurusan banyak terlihat tengah menunggu dinaiki penumpang. Setelah beli satu botol air minum, saya naik angkot 02 jurusan Sukasari-Bubulak. Lazimnya, untuk bisa mencapai rumah, saya harus turun dari angkot ini di Sukasari, dilanjut naik angkot jurusan Sukasari-Cicurug, turun di Warung Nangka, dan naik ojek sampai gang rumah. Ribet ya! foto: Fira Nursya'bani Eh jangan dulu sedih kalau mau main ke rumah. Hari ini, dari angkot 02 saya gak turun di Sukasari, tapi saya turun di Suryakencana, lalu jalan ke arah Bogor Trade Mall (BTM). Di situ ada Pasar Lawang Saketeng, tempat muncul angkot 04 jurusan Rancamaya-Warung Nangka, yang super istimewa. Kalau saya pulang sebelum malam,...

S.O.T.R

Image
pic: dagelan Meski udah sering denger kata Sahur On The Road alias SOTR alias sahur di jalan, saya sebagai anak gadis rumahan, sama sekali belum pernah ikut sahur di luar rumah. Pernah sih beberapa kali ditawarin temen, tapi karena jadwal tidur saya terancam, saya nolak buat ikut. Apa sih esensinya SOTR? Kata temen saya yang pernah nawarin sih, SOTR itu bisa jadi ajang silaturahim. Gak cuma sama temen-temen sepermainan, tapi juga sama orang-orang gak mampu. Intinya, supaya SOTR bisa lebih berkah, alangkah baiknya sekalian bagi-bagi makanan sama para tuna wisma yang ditemui di jalan. Mulia banget kan ya! Tapi kenapa pak polisi Polda Metro Jaya kok sampe tega bikin razia besar-besaran buat membasmi SOTR yang (katanya) mulia itu? Ternyata ada juga SOTR yang nggak berkah lho. Boro-boro bagi makanan sama tuna wisma, yang ada justru tawuran dan transaksi narkoba. Bulan puasa sempet-sempetnya tawuran malem-malem, kesambet apa ya? Mungkin mereka takut puasanya batal kalo tawuran s...

Kunang-kunang Kuning

Image
foto: Fira Nursyabani K, apabila suatu saat nanti aku harus menyusun kenangan, mungkin akan ku kenang kau sebagai seekor kunang-kunang. Nyalamu hanya terang sejenak di malam yang singkat, namun sungguh, itu adalah nyala terhangat yang selalu membekas di hatiku. - Intan Kirana Mobil silver itu melaju pelan, terjebak di tengah macet sore Jakarta. Aku sudah melihatnya dari jauh dan sedang menunggunya mendekat. Di dalamnya ada orang yang tak ku kenal, tapi dia berhasil membuatku merangsak masuk. Ada setangkai bunga dan sebatang cokelat di jok mobilnya. Aku tak suka bunga. Aku tak makan cokelat. Tapi aku suka senyumnya saat memberikan kedua benda itu kepadaku. Senyum yang mencengkeram ke dalam nadi. "Kita mau ke mana?" "Ke tempat yang jauh, supaya tidak ada satu orang pun tahu." Aku memalingkan wajah ke spion, basah karena hujan baru saja turun. Lalu aku kembali menatapnya. Ia sibuk menyetir. Wajahnya masih sama seperti wajah yang ku lihat di tangga kantor malam itu. So...

Problematika Jaman Sekarang

Image
Ceritanya main ke satu tempat.. cuma main ke satu tempat.. Mari kita jalan jalaan... Harus check in di Path, masukin ke Facebook dan Twitter juga biar semua liat aku lagi main di sini. Duh foto yang tadi belum di share di Instagram, kan gak lucu nanti harus pake hastag #latepost Oalah aku lupa ganti DP BBM, Line, sama Whatsapp Saatnya unggah semua foto di Facebook, pasti banyak yang like ... Aaahhh lebih cape update daripada mainnya.. T.T Aku mau buang hape dan blogging ajaaaa... *putus asa* foto: Intan model: Fira

re-SOLUSI

Image
foto: Fira Nursya'bani Kali ini gue setuju sama Ahmad Dhani. Life can’t totally be perfect . Antara pendidikan, karier, keluarga, cinta, persahabatan, pasti selalu ada yang rusak, cacat, ancur. Yang baik dan deket banget sama lo bisa ngigit, nyakar, dan ngacak-ngacak muka lo. Yang sebelumnya gak lo kenal, bisa ngasih semangat dan senyum setiap hari. 2015 semoga semakin dilindungi dari anak-anak buah Rita Repulsa yang jahat. Kalau bisa semua anak buah Rita Repulsa dijadiin anaknya Gordon dan adiknya Alfa biar baik. Lalu Power Ranger pensiun karena monster-monster penghancur hati dan perusak mood gak ada lagi di dunia ini. Resolusi tahun ini masih sama kayak lima tahun lalu: pengen gemuk. Walaupun kemarin ada yang bilang "yaelah bentuk tubuh doang, masih cantik kok" Tapi sebenernya bukan karena takut gak cantik dan gak ada yang suka. Gue cuma pengen ikut donor darah lagi setelah beberapa kali ditolak akibat kurang berat badan. Hmm... Flashback ke 2014. Gue ...

Label Melabeli

Image
Kata-kata baru seperti selfie , tweeps , dan woot sebagai kosakata baru telah masuk ke dalam kamus bahasa Inggris Oxford. Kata-kata baru yang lainnya akan segera menyusul seiring dengan berkembangnya teknologi. Teknologi begitu banyak menyumbang pembendaharaan kata. Namun tidak hanya teknologi, tanpa kita sadari, kehidupan sosial juga banyak menyumbang kata-kata yang notabene kita sebut ‘baru’. Dibuatnya istilah-istilah baru memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menguraikan suatu hal dan membedakannya dengan hal lain. Lalu bagaimana dengan pemberian label? Label kebanyakan diberikan untuk suatu fenomena yang sedang mencuat ke permukaan dan menjadi perbincangan khalayak ramai Label bisa membuat sesuatu dipandang baik atau buruk.  pic: google Indonesia memiliki kata alay yang mengacu pada anak-anak muda yang sedang ingin mengangkat derajat dan meninggikan status di antara kawan-kawannya dengan mengubah gaya lama menjadi gaya baru yang luar biasa (Koentjara Ningrat)...

Is It A True Quality Time?

Image
I just have a random thought everytime I saw other people updated their social media (mostly on Path) and said that they were having a quality time with their partners. So confusing since they have a time for updating their account(s) during the "quality time." How could it be called as "quality" if their attentions are seized by the social media? By the way, Path founder -whoever s/he was- must be very much loved by Indonesians because it provides choices for people to update useless things --and the worst part of Path is it allows the update be shared to other social media. It happened for both male and female users. Disturbing for sure, but no offense, I also have Path account. It supposes to be an awesome social media, but people ruined it. Let's talk about 'quality time' again. I didn't say that posted something on social media is an obtuse idea. I was also sometimes doing something useless like checking in nowhere in Foursquare or posting ...

Sahabatku, migren.

Image
Migren, satu penyakit yang ngebuat hidup saya 'jatuh bangun' beberapa tahun belakangan ini. Bukan karena istilahnya, tapi karena gejalanya yang setia nemplok di sebelah kanan kepala, lebih setia dari sahabat manapun. Kali ini saya berniat untuk membagi pengalaman saya 'bersahabat' dengan migren atau sakit kepala sebelah. Tapi ini bukan endorsement produk loh, saya cuma mau endorsing diri sendiri *lah Berawal dari kelas satu SMA, saya selalu ngerasa sakit banget di bagian kanan kepala setiap habis latihan Paskibra. Asumsi awal, mungkin karena saya terlalu capek. Sakitnya migren bikin saya sering mukulin benda-benda yang ada di sekitar ke bagian kepala yang sakit. Ajaibnya, setiap pukulan yang menghantam kepala, sakitnya berasa enak. Tapi hal itu tentunya gak buat migrennya sembuh sebelum dipaksa minum obat, yang ada malah dimarahin Mama karena mukulin kepala sendiri. Padahal waktu kecil saya inget suatu hari pernah ngeliat iklan yang mengenalkan obat pereda sakit...

Aku Tahu Rasanya 'Berbeda' dan Ditertawakan

Image
dok pribadi Di suatu hari, 15 tahun yang lalu, saya menangis selama berjam-jam tanpa henti hingga sembab. Sesungguhnya saya malu, namun saya ingat betul saat itu saya marah, menyesal, sedih, mengutuk, dan membenci semua orang. Padahal masalahnya sepele, hanya karena saya belum bisa mengucapkan huruf R. Ya huruf R, huruf yang dapat dengan mudah diucapkan seluruh keluarga dan teman yang saya kenal. APAKAH DI DUNIA INI HANYA SAYA YANG CADEL? Lalu saya kembali marah. Hidup masa kecil tak seindah yang lain saat teman-teman mulai mengatakan cara berbicara saya lucu dan berbeda. Bahkan, pernah suatu kali ada seorang pemilik warung di dekat rumah yang 'penasaran' dan memaksa saya untuk bilang huruf R. Saya diam, ibu ini gimana sih orang gak bisa bilang R kok dipaksa bilang, buat apa coba? kata saya dalam hati . Setelah itu, sampai sekarang saya gak pernah lagi membeli apapun di warung tersebut, trauma. Ejekan-ejekan mereka selalu saya simpan sendiri, sampai hari itu, hari...

Keep Calm, Be Smart, and Love Bahasa Indonesia

Image
Semakin hari, penggunaan bahasa semakin amburadul . Di satu sisi, para pemerhati bahasa  khawatir dengan banyaknya kesalahan yang timbul dalam menggunakan bahasa Indonesia, seperti pembahasan kesalahan penggunaan - nya dalam artikel berikut ini:  http://bahasa.kompasiana.com/2014/01/30/tidurkah-editor-bahasa-indonesia-di-televisi-kita-628390.html . Seberapa fatal kesalahan tersebut tergantung bagaimana kita melihat dan menilai, secara preskriptif atau deskriptif. Di sisi lain, yang lebih mengkhawatirkan dari itu adalah semakin banyaknya bahasa asing yang dipadukan dengan bahasa Indonesia, seperti yang disindir dalam artikel berikut ini:  http://jurnaltoddoppuli.wordpress.com/2010/10/27/bangga-berbahasa-indonesia/ . Beragam upaya dilakukan oleh pemerintah agar anak-anak Indonesia kembali pada 'jalur yang benar' dalam berbahasa Indonesia, salah satunya adalah dengan menghilangkan mata pelajaran bahasa Inggris di dalam kurikulum SD. Sebagian masyarakat senang, namun sebagi...