My family and I visited my grandma house in Depok to did "arisan." I met my little cousin, do you know her name? SHAFIRA. And my parents kept call her "mpih" as they call me.
foto: Raisan Al Farisi Sebagai warga asli Bogor, saya keitung jarang banget main-main di perkebunan teh di Puncak. Dulu sih main ke Puncak seringnya ke rumah teman-teman sekolah. Tapi kali ini saya mau menjajal perkebunan teh yang letaknya tepat di perbatasan antara Bogor dan Cianjur, yaitu Perkebunan Teh Ciliwung. Kebetulan fotografer kantor ada yang minta diantar ke sini. Lumayan ya jadi pemandu wisata dadakan. Pintu masuk perkebunan ini ada di pinggir jalan, di seberang rumah makan Rindu Alam. Tiket masuknya agak mahal sih untuk lokasi wisata yang stagnan kayak gini, yaitu Rp 7.000 (th 2015), tidak termasuk biaya parkir. foto: Raisan Al Farisi Perkebunannya memang gak luas banget, tapi pengunjung bisa mengekspor spot-spot foto yang bagus. Untung saya jalan sama fotografer, jadi punya foto-foto bagus deh. Yippii… Di dalam perkebunan juga ada berapa pedagang yang menjajakan kopi dan mie instan. Biasanya kalau ada pedagang, rawan banyak sampah nih. S...
foto: Raisan Al Farisi Akhirnya kembali ke edisi ikut Popi liputan, sekarang personelnya nambah satu nih. Tempat yang kita kunjungi kali ini agak jauh, tepatnya di jalur alternatif mudik, Jalan Cijapati. Padahal sama-sama di Kabupaten Bandung, tapi rasanya nggak nyampe-nyampe. Agak aneh sih kok bisa ya di tempat sejauh ini ada objek wisata. Namanya Taman Zandea. Di taman ini ada ribuan origami kincir angin warna-warni yang akan berputar secara bersamaan saat angin besar datang. Kebetulan lokasinya memang ada di atas gunung. foto: Fira Nursyabani Akses masuknya agak kacau juga nih, jalanannya berbatu dan agak sempit, belum lagi lokasi parkirnya penuh dengan debu. Tiket masuknya Rp10.000 aja per orang dan Rp5.000 untuk anak-anak. Di sini bisa prewedding juga, bayarnya Rp300.000 all set. Saya sempat ngobrol-ngobrol juga sama pemiliknya, namanya pak Fauzan. Ceritanya sekalian mau ngisi kanal wisata di Ayo. Kata pak Fauzan, objek wisata ini sudah ada sejak November tahun lalu. Be...
pic: infobdg.com Gak kerasa udah satu taun berlalu dan Kickfest Bandung 2012 pun hadir lagi yang sekarang bertempat di lapangan Gasibu Bandung. Setelah ngefollow akun twitter resminya Kickfest di @kickfest, saya dapat banyak info tentang waktu, tempat dan band-band apa aja yang bakal tampil disana pic: personal documentation Kickfest Bandung 2012 diselenggarakan tanggal 12, 13, dan 14 Oktober 2012. Dan nyatanya saya baru bisa dateng di hari terakhir, Minggu, 14 Oktober 2012. Tapi gak perlu khawatir, soalnya justru guest star Kickfest Bandung 2012, band yang paling ditunggu-tunggu bakal jadi band penampil terakhir. Jam 7 lebih sedikit waktu saya sampe bareng temen di lokasi, saya sempat liat penampilan dari Cupumanik yang tampil sebagai guest star penutup kedua sebelum Alone at Last. Lalu, tibalah band yang paling ditunggu-tunggu penonton, yap lagu legendarisnya Alone at Last, Muak Untuk Memuja pun diperdengarkan lagi di Kickfest tahun ini. Dan oh yah, saya pun dapat ...
Comments
Post a Comment