Posts

Ngabuburit di Bukit Moko

Image
foto: Raisan Al Farisi Suatu hari Raisan pernah janji kampanye buat bawa saya ke Caringin Tilu. Ceritanya puasa di Bandung hari kedua ini mau kita pakai buat merealisasikan janji itu.   Di sini ada sebuah bukit yang disebut Bukit Moko dengan puncaknya yang terkenal bernama Puncak Bintang. Dari kejauhan kita bisa lihat dua bintang raksasa berbahan alumunium memantulkan cahaya matahari dari atas bukit. Gak nyesel deh sampe sini sambil ngos-ngosan karena Jagur (motor cb100 Raisan) gak kuat nanjak. Bukit Moko ini penuh dengan barisan pohon pinus dan bagus banget buat foto-foto.  Makanya pasangan fotografer dan model (?) kayak saya dan Raisan cocok main ke sini :p  foto: Raisan Al Farisi foto: Raisan Al Farisi Kita bisa pilih mau ambil spot foto di mana . A da hutan pinus dan ada tower yang dibuat dari besi, khusus buat foto-foto denga n pemandangan kota Bandung. Sebenernya siang-siang gini Kota Bandungnya gak terlalu kelihatan karena kehalangan...

Angkot 04 Teristimewa

Image
foto: Raisan Al Farisi Pagi itu rasanya saya ingin pulang ke rumah sehabis piket malam. Sambil terkantuk-kantuk, saya naik kereta dan terpaksa berdiri sampai stasiun Bojong Gede. Perjalanan 11 stasiun yang memakan waktu satu jam cukup membuat haus. Di luar Stasiun Bogor, angkot-angkot berbagai jurusan banyak terlihat tengah menunggu dinaiki penumpang. Setelah beli satu botol air minum, saya naik angkot 02 jurusan Sukasari-Bubulak. Lazimnya, untuk bisa mencapai rumah, saya harus turun dari angkot ini di Sukasari, dilanjut naik angkot jurusan Sukasari-Cicurug, turun di Warung Nangka, dan naik ojek sampai gang rumah. Ribet ya! foto: Fira Nursya'bani Eh jangan dulu sedih kalau mau main ke rumah. Hari ini, dari angkot 02 saya gak turun di Sukasari, tapi saya turun di Suryakencana, lalu jalan ke arah Bogor Trade Mall (BTM). Di situ ada Pasar Lawang Saketeng, tempat muncul angkot 04 jurusan Rancamaya-Warung Nangka, yang super istimewa. Kalau saya pulang sebelum malam,...

Warcraft, Perang Manusia dan Orc

Image
dok: Universal Pictures Warcraft Sutradara: Duncan Jones Pemain: Travis Fimmel, Ben Foster, Ben Schnetzer, Dominic Cooper, Ruth Negga, Paula Patton, Tobi Kebbell, Anna Galvin, Daniel Wu Draenor, planet bangsa orc, mengalami kehancuran dan tidak bisa lagi ditempati. Para orc yang merupakan mahkluk-makhluk bertaring setinggi tiga meter, harus rela meninggalkan Draenor dan mencari tempat tinggal lain yang lebih layak. Mereka lalu memilih Azeroth untuk ditinggali dan berusaha merebutnya dari manusia. Azeroth adalah sebuah kerajaan yang makmur dan damai di bawah kepemimpinan Raja Llane Wrynn ( Dominic Cooper ) dan Ratu Lady Taria ( Ruth Negga ) . Tak ada yang pernah mengganggu Azeroth karena kerajaan ini memiliki Sang Penjaga bernama Medivh (Ben Foster) yang memiliki kesaktian luar biasa dan komandan perang bernama Sir Anduin Lothar (Travis Fimmel) yang sangat pemberani. Kedamaian Azeroth mulai terganggu saat pemimpin bangsa Orc, Warlock Gul’dan (Daniel Wu), membuka g...

Menikmati Yogyakarta dari Sadranan dan Sarangan

Image
Pantai Sadranan. (foto: Raisan Al Farisi) Pelancong mesti bingung, pantai mana yang harus dinikmati di Yogyakarta. Di sini ada belasan pantai dan semuanya indaaahh.. Saya pun sempat cari-cari via Google, pantai mana yang kira-kira cociks buat jemur-jemur cantik. Karena waktu yang sempit, saya dan teman-teman akhirnya menikmati Yogyakarta lewat dua pantai, yaitu Pantai Sadranan dan Pantai Sarangan. Kami harus melewati pegunungan Gunung Kidul terlebih dahulu sebelum masuk ke wilayah pantai. Di sini gak ada angkutan umum, jadi pelancong backpacker mesti sewa kendaraan sendiri. Daan untungnya pemandangan di sepanjang Gunung Kidul indah banget, meski agak sedikit sepi. Dari pusat Kota Yogyakarta, kami menghabiskan waktu sekitar tiga jam untuk sampai ke selatan kota. Di pos penjaga, pengunjung diharuskan bayar retribusi Rp10.000 per orang. Dari sini kita bebaaaas mau ke pantai manapun, cukup bayar parkir Rp2.000 di tiap-tiap pantai. Yeay! Setelah menempuh perjalanan sekitar...

Lava Tour Pribadi ke Merapi

Image
foto: Raisan Al Farisi Mumpung masih di Yogyakarta, pagi-pagi buta saya dan teman-teman sudah menembus dinginnya kota. Seperti rencana kemarin, kami siap menjajal utara Jogja, yaitu Merapi. Agak deg-degan sih, karena saya belum pernah lihat gunung legendaris ini sebelumnya. Bismillah. Kami sih pengennya dapat lihat matahari terbit di Merapi, tapi kayaknya kami berangkat kurang subuh. Gak apa-apa lah ya, yang penting bisa tadabbur alam. Perjalanan ke Merapi dari Malioboro ditempuh kurang lebih satu jam. Jalannya bagus dan bebas macet, walaupun sesampainya di kaki gunung, kami sempet bingung harus lewat mana. Untung ada seorang ibu yang berbaik hati nunjukin jalan. foto: Raisan Al Farisi Karena masih pagi, waktu itu gak ada yang jaga tiket di pintu masuk. Kami celingak celinguk dan akhirnya masuk pakai motor sewaan. Soalnya gerbangnya gak ditutupin juga. Saya gak paham sebenarnya motor boleh masuk atau nggak. Hmm. Kalau gak boleh masuk dan harus sewa jeep, itu a...

Gunung Lawu (2)

Image
foto: Raisan Al Farisi Jam 5 subuh, dengan mata yang terkantuk-kantuk, kami semua bersiap pergi ke puncak. Dari tempat ngediriin tenda ke puncak kira-kira menghabiskan waktu satu jam perjalanan. Medannya agak sempit dan terjal. Bedanya, kalau seharian kemarin kami naikin trek berbatu, sekarang treknya tanah. Gak terlalu eungap banget lah. Puncak Hargo Dumilah foto: Raisan Al Farisi  Ternyata mataharinya keburu terbit di tengah jalan haha. Sesampainya di puncak Hargo Dumilah, matahari sudah lumayan menyengat. Eh tapi di sini anginnya kenceng banget, sambil silau sambil kedinginan juga jadinya. Saya lalu pergi ke sudut tempat kita bisa lihat pemandangan Kota Solo. Keren asli. Waktu itu solo masih redup, tapi gak sepenuhnya ketutup awan. Ah senangnyaaa… akhirnya bisa sampai puncak Gunung Lawu setelah berbulan-bulan cuma jadi wacana. Meski ini bukan kali pertama naik gunung, Lawu jadi gunung di luar Jawa Barat pertama yang saya daki. Ini namanya dream ...

Gunung Lawu (1)

Image
Akhirnya hari ini tiba. Setelah dua bulan dirundung kegalauan soal cuti, saya (yang udah bisa ambil cuti di kantor) memutuskan untuk cuti lima hari plus tiga hari libur. Beberapa waktu lalu, Raisan emang ngajak cuti buat naik gunung Lawu bareng teman-teman kampusnya. Sabtu 14 Juni pagi, dengan tas besar, saya pergi ke Bandung. Rencananya rombongan mau naik kereta dari Stasiun Kiaracondong Bandung ke Stasiun Purwosari Solo. Di rumah Bandung kami sempetin packing lagi, makan bareng, dan pamit sama Mama Papa Raisan. Lalu Papa Mama nganter kita ke stasiun. Di sana sudah menunggu hampir dua lusin anak manusia yang ikut dalam rombongan. Total ada 7 cewek, 13 cowok, dan 1 balita. foto: Raisan Al Farisi Jam 9 malam kereta mulai jalan dari Bandung menuju Solo. Bismillahi tawakaltu Allawloh. Ini pertama kalinya saya naik kereta ke timur Jawa yang merupakan impian sejak zaman SMA. Sedih sih dari dulu gak pernah punya temen cewek yang bisa diajak backpacker-an. Untung sekarang b...