Ikut Vaksin Demi Herd Immunity
Mendadak kantor minta wartawan dan redaktur untuk daftar vaksinasi Covid-19. Walaupun setiap hari kami ngeberitain tentang vaksin, tapi nyatanya di antara kami ada juga yang gak siap untuk divaksin. Saya sendiri gak terlalu bereuforia waktu vaksin Covid-19 datang ke Indonesia karena bayangan saya untuk bisa antar Mama divaksin sudah pupus. Tapi saya tetap menjadikan vaksin sebagai ikhtiar. Terlepas dari gembar gembor herd immunity, ada dua balita yang harus saya jaga, juga Bapak dan kedua mertua. Herd immunity terjadi saat sebagian besar masyarakat sudah divaksin. Kelompok ini dianggap bisa jadi tameng yang melindungi kelompok yang belum divaksin. (Terima kasih Tok Dalang atas penjelasannya). Vaksinasi Pertama foto: Fira Nursyabani Bersama puluhan wartawan lainnya, saya divaksin di Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jabar, Kamis, 18 Maret 2021. Ternyata gak cuma wartawan, hari ini ada vaksinasi lansia juga. foto: Fira Nursyabani Saya dapat antrean nomor 136. Setelah nunggu sekitar set...