Posts

Liat T-Rex di Museum Geologi

Image
foto: Raisan Al Farisi Karena ulang tahun di cafe sudah terlalu mainstream, Popi ngajak kami semua ke Museum Geologi. Katanya, museum yang ada di Jalan Diponegoro ini adalah salah satu museum terbesar di Kota Bandung. Saya ingat dulu pernah ke sini, waktu study tour SMP. Yang bikin kaget adalah tiket masuknya hanya Rp3.000 per orang untuk pengunjung domestik, Rp2.000 per orang untuk anak sekolah, dan Rp10.000 per orang untuk turis mancanegara. Bahkan sebungkus batagor harganya lebih mahal dari ini. Pengunjungnya lumayan banyak. Ada beberapa sekolah juga yang lagi study tour ke sini. Kira-kira ada lima ruang besar yang bisa dilihat-lihat pengunjung. Oh iya, pengunjung wajib mengikuti rute yang sudah disediakan oleh pengelola museum, jadi gak bisa ke sana ke mari sesukanya. Pas masuk, kami sudah disuguhkan dengan fosil mammoth. Di ruang sebelah kiri lantai 1 ada bermacam-macam jenis bebatuan yang berwarna-warni. Ada juga meteor dari berbagai negara. Sebenernya saya pengen lama-lama menga...

Terima Kasih, Popi

Image
foto: Fira Nursya'bani Selamat ulang tahun Pops.  Terima kasih sudah selalu menyediakan bahu untuk bersandar, telinga untuk mendengar, dan uang untuk beli batagor. Terima kasih untuk senang-senangnya, untuk jokesnya, untuk galaknya. Terima kasih untuk makanan yang enak, rumah yang hangat, kendaraan yang nyaman, dan pakaian yang layak. Terima kasih untuk antar-jemputnya setiap saat, siaganya setiap waktu, dan kesediaannya setiap dibutuhkan. Terima kasih untuk semua permintaan yang dipenuhi, semua keinginan yang dikabulkan, dan semua rengekan yang dimaklumi. Terima kasih sudah jaga anak-anak dan mencoba untuk mampu jaga anak-anak saat ibunya sibuk. Terima kasih sudah ngajari Rainier membaca, mengaji, dan menghafal surat-surat pendek. Terima kasih sudah mencucikan baju orang serumah setiap Senin-Kamis. Terima kasih sudah mengizinkan fotonya dipakai untuk bikin blog ini jadi lebih bagus. Kue ultah tahun ini disusun sendiri sama Rainier dan Emica. Semoga suka ya! Masih selalu mendoakan ...

Mantai ke Santolo

Image
foto: Raisan Al Farisi Liburan ke Garut kali ini agak sedikit melelahkan karena harus menempuh perjalanan panjang selama lima jam. Niat awal cuma mau nemenin Popi ngisi acara di Universitas Garut, malah jadi lanjut jalan ke Pantai Santolo. Dari zaman kuliah, nama Pantai Santolo udah sering banget saya dengar, tapi belum pernah sempat ke sana. Dulu sih jarang dapet izin orang tua untuk jalan jauh bareng temen-temen, bolehnya cuma bareng keluarga. Katanya Pantai Santolo bagus banget dan pasirnya putih. Saya langsung membayangkan Pantai Sawarna dan Legon Pari. Tapi ternyata gak se-eksotis itu. Kami harus menembus Kabupaten Garut dari ujung ke ujung untuk bisa sampai ke Pameungpeuk. Jalannya luar biasa berkelok dan berkabut. Karena anak-anak gak terbiasa dengan jalanan yang ekstrem begini, satu per satu mulai tumbang. Emica gak mau lepas dari pelukan. Rainier bahkan muntah di dalam mobil karena masuk angin. foto: Raisan Al Farisi Alhamdulillah setelah lihat laut mereka happy. Ini bukan pan...

Lomba Agustusan Rainier

Image
foto: Fira Nursya'bani Berbaur dengan emak-emak is not my style . Tapi mungkin ini akan menjadi kebiasaan saya setelah anak-anak bersekolah. Sekolah Rainier ngadain fun event pertama di momen peringatan kemerdekaan. Ada lomba anak dan ibu, jadi saya izin gak ke kantor untuk ikut nemenin Rai ke sekolah. Kami semua harus pakai baju serba merah putih, sangat reunceum pokoknya. Kelas Rai cuma diisi 13 orang. Ini kali pertama kami kumpul, jadi belum terlalu kompak heheu. Saya paling blah bloh karena bingung gimana cara ngobrol sama ibu-ibu. Yang bikin kami terpaksa kompak adalah lomba yel-yel. Another awkward moment . Karena anak-anak di kelas Rai masih kecil-kecil dan rapuh, terpaksa ibu-ibunya yang harus heboh. I ain't that typical . Untung lomba selanjutnya seru banget. Semua ibu dan anak berpasangan ikut lomba makan kerupuk per kelas. Saya yang sewaktu kecil gak pernah kalah kalau ikut lomba ini, berhasil ngabisin kerupuk pertama. Tapi untuk jadi juara, Rai harus ngabisi kerup...

Staycation di Episode Hotel Tangerang

Image
Foto: Raisan Al Farisi & Fira Nursyabani Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Pas lagi mikirin mau ngerayain anniversary di mana, Popi Raisan dapat hadiah voucher hotel bintang empat di Tangerang. Anak-anak yang udah jadi staycation addict girang banget diajak nginep di hotel. Kami berangkat tepat di hari H, 6 Agustus, yang kebetulan jatuh di hari Sabtu. Sebelum ke hotel, kami mampir makan siang dulu di Soto Sob H Asmawi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Udah lama kami 'ngidam' makan soto paru di sini. Warung makan soto ini spesial, selain karena memang rasa makanannya enak, juga karena waktu pacaran dulu kami sering banget nge- date di sini. Setiap satu porsi sotonya disajikan sama nasi dan asinan. Gak hanya paru, di sini juga ada soto ayam dan soto daging, juga menu-menu berbau daging lainnya. Tapi favorit kami tetap soto paru karena parunya tebal, gurih, dan garing karena digoreng dulu. Foto: Raisan Al Farisi & Fira Nursyabani Perjalanan dari Jaksel ke Tangerang yang ter...

5

Image
Desember 2014, malam, lupa tanggalnya, saya lihat dia untuk pertama kalinya, di depan kantor. He's caught on my radar since being too loud in office Whatsapp group. "Raisan nanya katanya kamu udah punya pacar apa belum?" kata sahabat saya, Intan. Karena Intan, saya dan dia jadi dekat. Pernah suatu malam saya dan Intan yang sedang duduk di depan kantor tiba-tiba ditraktir sekoteng, sepulang dia main futsal. Kedekatan yang lebih dekat lagi terjadi Mei 2015, waktu kami terpaksa liputan bareng dan saya terpaksa nebeng motornya tanpa helm untuk pulang ke kantor. Hari itu terasa panjang, kami ikut karaoke bareng teman-teman tapi sama-sama gak ikut nyanyi dan pilih untuk mlipir beli sate dekat tempat karaoke. Saya ditraktir lagi kedua kalinya. Saya belum suka dia, tapi suka motor CB-nya. Motornya berhasil mengiyakan saya untuk nemani dia main (main or liputan whatever ) ke Puncak, 16 Agustus. "Mau minta izin deketin teteh, boleh?" katanya saat makan. Kinda weird to be ...

Selamat Bersekolah, Rainier!

Image
foto: Raisan Al Farisi Akhirnya waktu ini tiba. Saya selalu ngebayangin gimana rasanya jadi orang tua siswa. Dan Rainier hari ini resmi jadi siswi TK. Muncul perasaan campur aduk saat harus mengikhlaskan anak buat sekolah. Ada senangnya, tapi ada takutnya juga. Dibanding Rainier, mungkin saya yang lebih excited sekaligus nervous . Sekolah Rai cukup dekat, sekitar 5 menit jalan kaki dari rumah. Rencananya, Rai akan berangkat sekolah bareng momi dan popinya dan pulang sekolah dijemput ibu asuhnya. Kebetulan rumah ibu cukup dekat juga sama sekolah. foto: Raisan Al Farisi Rutinitas saya setiap pagi bertambah karena harus mandiin Rai lebih awal dan nyiapin bekal. Rai selalu dibekali makanan ringan seperti roti atau dimsum, juga buah-buahan. Meski tak bisa dipungkiri belajar calistung jadi fokus di sekolah, tapi sebenarnya Rai bisa dapat banyak hal di luar itu. Dia bisa belajar bersosialisasi, berbagi, bercerita, dan banyak lagi. foto: dok sekolah foto: Raisan Al Farisi Sebagai booster , sa...